Pada tanggal 11-13 Februari 2019 Indocare berpartisipasi dalam Pameran Produksi Dalam Negeri Sediaan Farmasi dan Alat kesehatan Indonesia 2019 yang diselenggarakan oleh Kemenkes di ICE BSD City Tangerang Selatan. Pameran ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan diikuti oleh 150 peserta dari industri alat kesehatan, PKRT (Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga), farmasi, obat tradisional, kosmetik serta makanan dan minuman.

 

Di pameran ini Indocare menampilkan 3 produk unggulannya, yaitu vitamin C yang lebih tidak perih di lambung (Holisticare Ester C), suplemen kalsium organik dan Ester-C (Biocalci72), dan ekstrak jamur maitake untuk kanker (Vitacare Maitake Pro). Produk Indocare ini menarik perhatian pengunjung, salah satunya Sekjen Kemenkes Bapak Oscar Primadi.

 

Indocare di bawah manajemen bisnis Konimex selalu berkomitmen untuk turut andil dalam peningkatan industri farmasi Indonesia dengan mengutamakan produk-produk yang proses manufakturnya dilakukan dalam negeri. Hampir semua produk Indocare diproduksi di dalam negeri.

 

IMG 1128  DSC0066
 DSC0072 IMG 1113

 

Lampung adalah salah satu lokasi klinik pengobatan gratis yang kami miliki. Sudah sejak September 2015 kami hadir di Desa Mekarharjo, Nyukangharjo, Lampung Tengah melayani warga. Meski kehadiran kami masih diminati warga, pada hari Sabtu 26 Januari 2019 kami memutuskan merelokasi klinik agar jangkauan layanannya makin luas. Terpilihlah lokasi baru di Desa Padangrejo.

Sehari sebelumnya, Yayasan Indocare Peduli mengadakan talk show di radio Andalas Bandar Lampung dengan menghadirkan pembicara perwakilan yayasan dari Jakarta, Bapak Rudy Tandi.

 

Desa Padangrejo berlokasi 5 jam perjalanan darat dari Bandar Lampung. Desa ini dihuni oleh warga yang sebagian besar petani dan pedagang. Pada hari Sabtu tersebut mulai dari jam 09.00 hingga 14.00 kami melayani sekitar 270 pasien dengan beragam keluhan kesehatan. Sebagian besar adalah asam urat dan kolesterol yang dalam bahasa mereka dikeluhkan sebagai sakit pegal linu.

 

Terima kasih yang tak terhingga untuk mitra-mitra kami dalam pengobatan gratis ini. Yayasan St. Georgius, Klinik Pratama Ranap 'Panti Rahayu' Nyukangharjo, RS 'Maria Regina' Kotabumi, RS 'Panti Secanti' Gisting, dan Klinik 'St. Maria' Metro. Semoga kerja sama ini dapat terus dilangsungkan demi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

 

19030 YIP Visit Klinik Lampung banner 2 19030 YIP Visit Klinik Lampung banner 4
19030 YIP Visit Klinik Lampung banner 3 19030 YIP Visit Klinik Lampung banner 1

 

unit dental gisting

Berangkat dari nilai kepedulian yang dijunjung oleh Indocare, Yayasan Indocare Peduli berupaya mewujudnyatakannya lewat pelayanan kesehatan bagi sesama yang membutuhkan. Dalam upaya ini, YIP tidak bergerak sendiri, namun bekerja sama dengan sejumlah badan pelayanan kesehatan yang turut ambil bagian dalam kegiatan sosial yang diadakan YIP di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Rumah Sakit Panti Secanti.

 

RS Panti Secanti merupakan sebuah rumah sakit yang terletak di Kecamatan Gisting, Lampung. Rumah sakit ini adalah salah satu mitra YIP yang aktif dalam aksi bakti sosial yaitu pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu terutama di daerah Lampung dan sekitarnya.

 

Kini pelayanan kesehatan yang dapat diberikan oleh Rumah sakit Panti Secanti pun semakin bertambah dengan adanya tambahan sebuah dental unit yang melengkapi Poli Gigi Rumah sakit tersebut. Pada bulan awal bulan Desember 2018, dental unit hasil donasi dari Ibu Anna Maria Inawati dari Jakarta telah selesai dipasang sehingga dapat menambah jumlah pasien yang dilayani oleh Rumah Sakit Panti Secanti ke depannya.

 

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda ambil bagian dalam pelayanan untuk mereka yang membutuhkan? Mari bergabung dengan Indocare Group dan YIP, mari menjadi berkat bagi sesama.

 

Menutup rangkaian acara yang diselenggarakan pada tahun 2018, Indocare Goes to Campus kini mengunjungi Universitas Krida Wacana (UKRIDA) pada 5 Oktober 2018 dan Universitas Bunda Mulia (UBM) pada 29 November 2018.

 

Acara dibuka dengan pengenalan Indocare Group yang kemudian dilanjutkan dengan serangkaian psikotes dan interview untuk mengenal kepribadian, minat dan bakat para peserta. Acara pun memasuki sesi Sharing Knowledge bertajuk “Tips Sukses Interview” yang sangat cocok bagi para peserta mahasiswa tingkat akhir yang akan segera memasuki dunia kerja.

6 4
 1  2

 

Seperti acara-acara sebelumnya, Indocare Goes to Campus  kali ini juga berlangsung dengan sukses. Sesi Sharing Knowledge adalah daya tarik utama acara ini karena dinilai sangat bermanfaat bagi para peserta.

 

Dengan berakhirnya kedua acara ini maka berakhir pula rangkaian Indocare Goes to Campus tahun 2018. Sampai jumpa di pencarian bakat-bakat muda di tahun 2019!

Pak Yono* adalah seorang pria yang berusia 57 tahun. Dulu, ia bekerja sebagai penjual ikan di lelang Kalibaru. Tuntutan pekerjaan membuatnya harus berangkat sejak pukul satu dini hari dan bekerja di antara banyaknya es batu pendingin ikan setiap hari selama bertahun-tahun. Suhu dingin yang harus dihadapinya demi menafkahi keluarga akhirnya menyebabkan Pak Yono jatuh sakit karena mengalami stroke.

 

Kini, kehidupan Pak Yono telah berubah seratus delapan puluh derajat. Stroke tak hanya menyebabkan ia kehilangan mata pencahariannya namun juga merenggut kemampuannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, otot-otot kakinya yang melemah dan tak dapat berfungsi dengan baik karena stroke menyebabkan ukuran kakinya menyusut.

Ditemani sang istri yang setia mendampingi dan merawatnya, Pak Yono hanya dapat membaringkan tubuh lemahnya di kamar sempit yang dihuninya. Karena sakitnya, Pak Yono dan sang istri yang selama ini hidup berkekurangan harus bergantung pada anak-anak mereka untuk tetap menyambung hidup.

 

Pak Yono adalah satu dari sekian banyak warga di daerah perkampungan kumuh di Cilincing, Jakarta Utara yang dikunjungi oleh Yayasan Indocare Peduli (YIP). Pada tanggal 17 November 2018 yang lalu, tim YIP yang bekerja sama dengan Kesusteran Puteri Kasih Cilincing mendatangi kediaman Pak Yono dan keluarga dan memberikan bantuan berupa tindakan pengobatan medis untuk terapi kesehatan Pak Yono.

 

Pak Yono mengalami stroke dan kaki yang mengecil Pak Yono mendapatkan penanganan medis yaitu akupuntur
Akses ke kamar Pak Yono harus melewati tangga yang curam Kondisi rumah Pak Yono yang memprihatinkan

 

Melalui bakti sosial yang kerap kali diadakan oleh YIP ini, Indocare Group memberikan pelayanan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan. Berawal dari didirikannya klinik YIP di berbagai wilayah di Indonesia, kini tim medis YIP yang terdiri dari dokter, ahli akupuntur, perawat dan para relawan juga mulai terjun langsung mendatangi rumah-rumah kurang mampu terutama mereka yang tidak dapat pergi berobat ke dokter karena kelemahan fisik yang dideritanya. Semua kegiatan ini dapat berjalan dengan baik tentunya berkat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Konimex Group yang kini menaungi Indocare hingga para relawan dan donatur yang tergerak untuk melayani. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian (care) yang menjadi nilai utama Indocare. Mari bersama melayani sesama.

 

 

*Bukan nama sebenarnya

 

 

Tangguh, itulah kata yang tepat untuk menggambarkannya. Ibu Rini* adalah seorang wanita lanjut usia yang tak henti berjuang untuk hidupnya dan juga sang anak tercinta. Kisah ketangguhan Ibu Rini dimulai saat ia harus seorang diri menghidupi kedua anaknya yang kala itu masih sangat kecil. Meninggalnya sang suami yang bekerja sehari-hari sebagai tukang becak membuat Ibu Rini harus berjuang ekstra demi anak-anaknya. Beberapa tahun berselang, salah seorang putra Ibu Rini juga berpulang kepada Yang Maha Kuasa.

 

Kini Ibu Rini yang masih sama, tetap tangguh, tetap pekerja keras. Di tengah segala keterbatasan ia hidup dengan Komar, satu-satunya hartanya yang masih tersisa. Demi sesuap nasi, Ibu Rini dibantu oleh Komar yang menderita gangguan mental bekerja mengumpulkan dan menjual kembali botol-botol bekas setiap harinya.

 

Di rumah kumuh mereka di perkampungan dekat Rumah Kerang Cilincing, mereka tinggal dengan kondisi yang jauh dari kata layak. Botol-botol bekas dan sampah yang bertebaran memenuhi ruangan sempit tempat mereka bermukim. Kamar mandi terbuka yang menyatu dengan dapur menyebabkan sanitasi yang buruk. Bahkan saat tim Yayasan Indocare Peduli (YIP) dan Kesusteran Puteri Kasih menyambangi kediamannya pada 17 November 2018, ia diduga menderita penyakit Hepatitis karena menunjukkan tanda-tanda seperti tubuh yang lemas dan kulit yang terlihat menguning.

 

Dalam kunjungan dengan waktu dan perlengkapan yang terbatas, tim dokter YIP memberikan pertolongan kesehatan yang semaksimal mungkin pada Ibu Rini. Namun, penanganan medis saja tidak cukup karena kondisi sanitasi di kediaman Ibu Rini yang sangat memprihatinkan ini dapat menyebabkannya lebih mudah terserang berbagai penyakit lainnya. Karena itu YIP tergerak untuk memberi bantuan berupa renovasi dan perbaikan sanitasi di rumah Ibu Rini.

 

Ibu Rini saat diperiksa dokter Keadaan di rumah ibu rini
Kondisi rumah ibu rini yang memprihatinkan Lantai rumah ibu rini dipenuhi botol bekas dan sampah lainnya

 

Ibu Rini adalah salah satu dari banyak pasien yang dikunjungi tim YIP. Berawal dari pelayanan kesehatan yang dilakukan di berbagai klinik YIP di Indonesia, kini tim medis YIP yang terdiri dari dokter, ahli akupuntur, perawat dan para relawan juga mulai terjun langsung mendatangi pasien-pasien kurang mampu terutama mereka yang karena kelemahan fisiknya tidak dapat pergi berobat ke dokter. Semua kegiatan ini dapat berjalan dengan baik tentunya berkat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Konimex Group yang kini menaungi Indocare hingga para relawan dan donatur yang mencurahkan tenaga maupun biaya. Mari bersama melayani sesama.

 

 

*Bukan nama sebenarnya

 

Masih dalam rangka memperingati usia Indocare Group yang menginjak 30 tahun, Aksi Donor Darah kembali diselenggarakan. Meneruskan kesuksesan acara donor darah pada bulan Maret lalu, tanggal 26 Oktober 2018, PT Indocare Citrapasific melalui Yayasan Indocare Peduli kembali bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Selain dapat mendonorkan darah untuk membantu orang yang membutuhkan, para pendonor juga berkesempatan untuk melakukan pengecekan dan konsultasi kesehatan, dan pengecekan kepadatan tulang tanpa dipungut biaya. Acara yang dibuka untuk umum ini disambut dengan antusiasme para karyawan Indocare Group dan masyarakat sekitar, terbukti dari jumlah pendonor yang mencapai 93 orang.

 

Sampai jumpa di event Yayasan Indocare Peduli selanjutnya!

IMG 9584 edit IMG 9548 edit
IMG 9577 edit IMG 9488 edit

Setelah rangkaian acara yang sukses di berbagai universitas di Jabodetabek, kali ini Indocare Goes to Campus kembali untuk mencari talenta-talenta muda berbakat di dua universitas ternama di bilangan Depok, Universitas Indonesia dan Universitas Pancasila.

Campus Hiring UI Agustus 18 1 Campus Hiring UI Agustus 18 2
 Campus Hiring UP Agustus 18 1  Campus Hiring UP Agustus 18 2

 

Acara yang berlangsung pada tanggal 8 dan 15 Agustus 2018 ini berjalan dengan lancar dan sukses. Seperti biasa, antusiasme para peserta yang merupakan mahasiswa tingkat akhir jurusan farmasi merupakan kesuksesan kedua acara tersebut. Hal itu tak lepas dari acara yang dikemas dengan apik dan sesi-sesi menarik yang sangat bermanfaat bagi para mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja seperti “Tips Memilih Pekerjaan” sebagai pedoman bagi para peserta dalam memilih pekerjaan yang paling sesuai dengan minat dan bakat mereka, maupun serangkaian psikotes yang dilakukan terlebih dahulu untuk mengenal lebih dalam kepribadian mereka masing-masing.

Merchandise menarik dan Pengecekan Kesehatan Tulang secara gratis juga menambah semaraknya acara yang berhasil menarik banyak peminat tersebut. Sampai jumpa di Indocare Goes to Campus berikutnya!

buka bersama 2018

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Ramadan tahun ini Indocare Group kembali mengadakan acara Buka Bersama bertempat di Kantor Pusat Meruya pada tanggal 31 Mei 2018. Selain menghadirkan ustadz untuk mengisi ceramah keagamaan, Buka Bersama ini juga mengundang anak-anak yatim piatu dari Pondok Yatim dan Dhuafa Meruya untuk berbagi kebahagian. Sekitar 10 anak asuh Pondok Yatim dan Dhuafa beserta satu orang pendampingnya turut larut dalam rangkaian acara yang mengalir mulai jam 16.00 hingga 18.00. Mereka terlihat gembira menyaksikan games dan live music yang disajikan.

bazar 1 bazar 2
bukber1 bukber2 bukber3
bukber4 bukber5 bukber6

Kebahagiaan dan rasa syukur mereka makin terlihat ketika Bapak Edianto Taman selaku perwakilan Management secara simbolis menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan sembako untuk operasional Pondok tempat mereka tinggal.

 

Selain dari Perusahaan dan karyawan, bantuan tersebut berasal dari hasil Bazar Amal yang diselenggarakan tanggal 25 Mei 2018 di Masjid Jami’ Darul ‘Ashim Meruya. Semoga bantuan tersebut bermanfaat untuk adik-adik di Pondok Yatim dan Dhuafa Meruya.

 seminar kanker surabaya

Setelah sukses dengan event pertama di Jakarta pada Maret lalu, Gramedia, Trubus dan didukung oleh Multicare kembali menggelar event kedua peluncuran buku “Maitake Lebih Dari Sekadar Jamur Antikanker” di Function Room Gramedia Manyar, Surabaya, pada Sabtu (5/5/18) lalu. Bersamaan dengan peluncuran buku ini, juga diselenggarakan “Seminar Cerdas Menghadapi Kanker”.

cerdas menghadapi kanker dengan dokter rony wijaya peserta seminar kanker surabaya

Sambutan sangat positif pada event pertama jadi pemicu untuk menggelar kembali event serupa, sambil berbagi kiat-kiat cerdas seputar pencegahan kanker pada publik di Surabaya dan sekitarnya. Digelarnya kembali event ini juga berlatar belakang dari makin seriusnya ancaman kanker di Indonesia.

Menurut dr. Rony Wijaya, pembicara pada seminar ini, terapi pendamping dapat digunakan untuk kurangi efek samping selama terapi kanker. “Salah satunya dengan mengonsumsi suplemen jamur maitake,” ungkap Dokter Rony Wijaya.


Di Indonesia, manfaat ekstrak maitake dapat diperoleh melalui Vitacare Maitake Pro dari Multicare. Produk yang mengandung bubuk maitake dan intisari maitake (Maitake D-Fraction) ini memiliki potensi kesehatan yang optimal sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup saat menghadapi kanker.