5 star employee

Saat kita berlibur, penginapan merupakan salah satu hal yang terpenting. Semakin nyaman dan bagus pelayanan dari penginapan tersebut, kita pun akan merasa semakin puas. Karena itu tak heran bila kita cenderung lebih memilih hotel berbintang 5 yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas terbaik, bukan karena gengsi semata, tapi karena KUALITAS yang dimiliki.

 

Berkaca dari ilustrasi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa segala sesuatu yang berkualitas baik akan menjadi pilihan yang utama, termasuk dalam dunia kerja. Pertanyaannya sekarang, apakah Anda dipilih karena telah memiliki kualitas atau gaji Anda yang membuat Anda berusaha meningkatkan kualitas?

 

 

“Apakah gajinya dulu yang membuat Anda berkualitas atau kualitas pekerjaannya dulu yang membuat Anda digaji mahal?”

 

Setelah mengetahui jawaban pertanyaan di atas, lalu bagaimana caranya meningkatkan kualitas Anda sebagai karyawan dan menjadi 5 Star Employee? Simak langkah-langkah berikut ini:

  1. Permulaan yang Baru
    Bekerjalah sesuai dengan bidang yang Anda minati dan bakat yang Anda miliki. Ketika Anda melakukan pekerjaan yang sesuai dengan passion Anda, maka tugas yang harus dikerjakan tidak akan menjadi beban karena Anda melakukan apa yang Anda sukai. Anda pun dapat memberikan kontribusi yang maksimal kepada perusahaan melalui hasil kerja Anda.

    Jika pekerjaan yang Anda miliki saat ini belum sesuai dengan harapan, tetap cintai dan syukuri apa yang ada, karena Tuhan menempatkan Anda pada pekerjaan ini karena suatu alasan. Coba lihat kembali, apa saja kah pelajaran yang Anda dapatkan melalui pekerjaan Anda saat ini. Mulai lah dari titik nol untuk kembali menemukan rasa cinta Anda pada pekerjaan Anda saat ini. Bekerjalah dengan mindset yang positif dan belajarlah untuk mencintai pekerjaan Anda, sehingga setiap tugas yang dikerjakan menjadi suatu tantangan yang menarik dan membangkitkan semangat Anda. Dengan demikian status, jabatan, gaji tidak lagi menjadi tujuan pokok, tetapi reward atas hasil kerja maksimal yang telah Anda persembahkan kepada perusahaan.

  1. Perspektif yang Berbeda
    Anda adalah Anda. Jangan bandingkan diri dengan orang lain apalagi hingga merasa terintimidasi. Fokuskan diri pada bakat utama Anda dan jadilah diri Anda sendiri. Apapun peran Anda, lakukanlah yang terbaik. Kelola waktu dengan bijak agar Anda dapat meningkatkan produktivitas dan menghasilkan yang terbaik bagi perusahaan. Anda juga dapat belajar melihat situasi dengan kacamata perusahaan, bukan kacamata pribadi. Nilai sebuah jabatan tidak diukur dari seberapa mampu Anda menurut diri Anda sendiri, namun dari seberapa mampu Anda menunjukkan kapasitas yang maksimal untuk kemajuan perusahaan. Usaha maksimal yang dibangun dengan penuh tanggung jawab itulah yang membuat Anda dapat mencapai puncak karir. Ingat, karir bukan pemberian dari perusahaan, namun hasil dari kerja keras Anda.

  1. Menemukan Rahasia
    Awasi langkah karir Anda agar tidak tergelincir karena hal-hal yang tidak relevan dengan prestasi Anda seperti bermain game saat jam kerja, berteman akrab dengan karyawan bermasalah atau menuangkan ekspresi negatif melalui media sosial. Anda juga perlu waspada akan munculnya masa sulit dalam perjalanan karir yang bisa datang tiba-tiba. Ketika mengalami masa sulit, kembangkanlah mindset juara. Masa sulit dibutuhkan agar kita terdorong ke atas dan menjadi lebih baik lagi, karena itu kembangkan otot-otot karir kita. Buatlah rencana kerja dan anggaran mengenai apa yang akan Anda kerjakan untuk mencapai puncak karir yang hendak dituju. Keadaan Anda hari ini adalah akumulasi dari apa yang Anda kerjakan kemarin. Dan apa yang akan terjadi esok hari bergantung pada apa yang Anda kerjakan hari ini.

  1. Profit untuk Bos, Karir untuk Anda
    Berharap memperoleh peningkatan status, jabatan dan fasilitas tanpa memikirkan bagaimana kita memberikan nilai yang sepadan kepada perusahaan adalah mimpi belaka. Jadilah pribadi yang layak dipromosikan dan menerima rejeki yang lebih bukan hanya karena masa kerja, hubungan baik dan perilaku baik, melainkan hasil kerja yang terbaik.

    Seberapa besarpun gaji Anda saat ini, syukurilah rejeki yang datangnya dari Tuhan melalui perusahaan tempat bekerja. Menggerutu dan meratapi gaji saat ini sama saja dengan memprotes Tuhan Sang Pemberi Rejeki. Menceritakan keburukan perusahaan namun terus mengharapkan gaji bulanan adalah sikap yang memalukan.

  1. Profesionalisme menuju Bintang
    Fokuslah untuk mengembangkan kualitas diri, bukan hanya dari penampilan luar saja, namun terlebih ilmu dan karakter positif di dalam diri Anda. Profesionalisme dimulai dari tindakan, tindakan membentuk kebiasaan, dan kebiasaan membuahkan keahlian. Anda dapat meningkatkan profesionalisme dengan mengembangkan keahlian, kecerdasan emosional, serta memilki sikap positif dan selalu berusaha memberikan yang terbaik. Pola pikir adalah dasar dari tindakan kita. Anda perlu pola pikir yang benar untuk meraih sesuatu yang maksimal.

    Kita adalah pemimpin bagi hidup kita sendiri. Kemana arah karir dan bersama siapa Anda melangkah adalah keputusan diri Anda sendiri. Orang lain tidak memiliki hak apapun untuk menentukan siapa dan akan jadi apa Anda nantinya.

    Tentu, untuk menjadi seorang yang sukses Anda harus memenuhi kualifikasi dan karakter tertentu terlebih dahulu. Maka bentuklah karakter dan keterampilan tersebut mulai dari sekarang, saat kita masih menjadi karyawan. Milikilah motivasi yang tidak pernah padam, tekun dan ulet, serta terus mempertahankan nilai diri. Go extra mile! Mari bekerja keras dan bekerja cerdas agar menjadi karyawan bintang 5.

 

(Disarikan dari Buku 5 Star Employee karya Ir. Timotius Oyong, CBA, CPHR, COA)