Misi dalam Aksi:

Meningkatkan Hidup Melalui Yayasan Indocare Peduli 

 

Sesuai dengan misinya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup serta filosofi ICARE yang menghargai kepedulian dan hormat terhadap sesama, Indocare senantiasa berupaya untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnisnya dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. 

 

Program-program sosial Indocare lebih dari progam-program CSR pada umumnya yang mengutamakan pencitraan, namun berfokus pada masyarakat kurang mampu yang terkadang tidak dapat dijangkau oleh program-program swasta bahkan pemerintah. 

Oleh sebab itu, sejak tahun 2012 Indocare telah melaksanakan berbagai program pelayanan medis/ kesehatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Indocare Peduli – sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan dan perbaikan kondisi hidup masyarakat kurang mampu, terutama masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang relatif jauh dari lokasi layanan kesehatan umum.

 

Program kerja kami mencakup 3 hal yaitu pengobatan (treatment), renovasi sarana dan prasarana klinik (infastructure), dan penyuluhan kesehatan (education). Program pengobatan gratis kami lakukan secara reguler setiap bulan di setiap lokasi klinik sehingga layanan ini sifatnya berkesinambungan.

 

Hingga kini Yayasan Indocare Peduli telah mengoperasikan beberapa klinik secara regular, dimana yang pertama dibuka di Poncol, Bekasi Utara, pada tanggal 3 November 2012. Klinik-klinik tersebut menyediakan layanan kesehatan dan obat-obatan gratis kepada masyarakat yang kurang mampu yang tinggal di Kediri, Jawa Timur; Blora dan Magelang, Jawa Tengah; Bekasi dan Cipanas, Jawa Barat; Lahat, Sumatera Selatan, Bali dan Lampung. 

 

Klinik-klinik lain akan segera dibuka di berbagai kota di seluruh Indonesia, sehingga jumlahnya secara keseluruhan menjadi 25. 

Kesaksian para dokter yang turut serta: 

“Kami sangat senang dapat memiliki kesempatan ikut membantu baksos pengobatan Indocare di Poncol. Kesan kami selama ikut baksos, tempatnya strategis dan tepat sasaran, tim juga sangat ramah dan sangat kompak sehingga pasien-pasien yang berobat keluar dari baksos dengan senyum di wajah mereka.” 

dr. Marrietta S. Sadeli

 

“Kegiatan yang baik dan bermanfaat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Saya senang bisa ikut berpartisipasi dalam baksos ini. Semoga bisa rutin diadakan sehingga masyarakat sekitar yang membutuhkan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan secara berkesinambungan.”

dr. Reinaldo 

 

Daftar yayasan rekanan:

  1. Yayasan Mardi Waluya.
  2. Suster-suster Fransiskan Sukabumi.
  3. Suster-suster Puteri Kasih.
  4. Yayasan Valentia Dendios.
  5. Klinik Punia Giri.
  6. Balai Pengobatan Santo Yosef.
  7. Keluarga Vinsensian.
  8. AIC.
  9. RB/BP/BKIA Bunda Maria.
  10. SMP Katolik Randublatung.
  11. Rumah Sakit Panti Nugroho.
  12. Gereja Paroki Maria Lourdes Sumber.
 
Aktifitas:  
  1. Peluncuran Maskot Dolphy: Bentuk Komitmen Sebarkan Pengobatan Gratis
    Berdiri sejak tahun 2012, Yayasan Indocare Peduli (YIP) memulai kiprahnya dalam mengemban misi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dengan cara memberikan pengobatan gratis. Hingga saat ini YIP telah meresmikan 8 klinik yang memberikan pengobatan gratis rutin setiap bulan secara berkesinambungan. Klinik-klinik YIP telah melayani lebih dari 12 ribu pasien kurang mampu di wilayah berikut:

    Kediri, Jawa Timur Cipanas/Sukabumi, Jawa Barat
    Cepu, Jawa Tengah Lahat, Sumatera Selatan
    Merapi, D.I Yogyakarta Jembrana, Bali
    Cilincing, DKI Jakarta Selagai Lingga, Lampung

    YIP terus mempertegas komitmennya untuk melayani kesehatan masyarakat yang kurang mampu di seluruh penjuru Indonesia. Di tahun yang ke-4 ini, YIP secara resmi meluncurkan maskot berupa figur lumba-lumba yang bernama Dolphy. Figur animalia laut ini dipilih karena memiliki sifat yang sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh YIP yaitu; bersahabat, suka menolong dan memberikan keceriaan. Diharapkan maskot Dolphy akan membantu masyarakat mengenali YIP dan juga membantu memberikan efek/atmosfir keceriaan pada para pasien di klinik-klinik milik YIP.

    Peluncuran maskot Dolphy “si Dokter Lumba” dilakukan bertahap di klinik-klinik YIP bersamaan dengan kegitan rutin pengobatan gratis. Hingga saat ini maskot Dolphy telah siap menyambut para pasien di klinik:
    1. Jembrana, Bali



    2. Sukabumi, Jawa Barat.



    3. Kediri, Jawa Timur




  2. Yayasan Indocare Peduli, Resmikan Klinik ke-8 di Selagai Lingga
    Sabtu, 26 September 2015, tercatat sebagai hari yang membahagiakan bagi 1.675 jiwa penduduk Selagai Lingga. Warga pedalaman di Lampung Tengah itu sangat sulit memperoleh fasilitas kesehatan yang baik karena lokasi mereka terpencil dan tidak tersentuh akses jalan antar propinsi. Namun kini semua telah berubah, sekarang mereka dapat merasakan pelayanan pengobatan yang layak dan menikmati hidup sehat.

    Kebahagiaan itu terwujud berkat diresmikannya klinik pengobatan gratis ke-8 milik Yayasan Indocare Peduli (YIP) yang bekerja sama dengan Yayasan Kesusteran Fransiskan. Klinik ini akan terus menjaga kesehatan masyarakat setempat dengan memberikan layanan pengobatan gratis tiap sabtu di minggu ketiga setiap bulan.


  3. Klinik Yayasan Indocare Peduli Menjangkau Jawa Bagian Barat
    Pada tanggal 31 Mei 2014, Yayasan Indocare Peduli membuka kliniknya yang ke-7 di Klinik Mardi Waluya, di Sindanglaya, Cipanas, Cianjur. Melayani masyarakat di sekitar Jawa Barat, klinik tersebut menarik perhatian warga setempat.

    Agar dapat menjangkau penduduk yang benar-benar membutuhkan, lokasi klinik kemudian dipindahkan ke Sukawangi, Cipanas, yang berada di kawasan lereng hutan lindung dengan akses jalan yang rusak dan berbatu.

    Menyusul respon yang positif tersebut, Yayasan Indocare Peduli berencana untuk membuka klinik ke-8 terutama di daerah terpencil di mana perawatan kesehatan sangat kurang.

  4. Indocare Peduli Klinik Kini Melayani Bali
    Klinik ke-6 dibuka pada tanggal 16 November 2013 di Desa Ekasari, Jembrana, Bali, yang berjarak 3 jam dari Bandara Ngurah Rai. Hingga saat ini klinik tersebut telah memberikan bantuan pengobatan gratis kepada 250 orang dengan berbagai masalah kesehatan, bekerja sama dengan Yayasan Valentia Dendios (YASVADE).

    Dibuka sebulan sekali, klinik tersebut melayani masyarakat berpenghasilan rendah yang sebagian besar hidup dari pertanian. Mayoritas dari mereka adalah lansia dan anak-anak, sebab banyak para kaum muda yang telah pindah ke kota demi pekerjaan yang lebih baik.


  5. Pelayanan Medis Gratis di Hutan Jati
    Hari Minggu, 2 Juni 2013, adalah hari istimewa bagi warga Desa Kepoh, Jati, Blora, Jawa Tengah, karena mereka dapat menikmati layanan kesehatan gratis di tengah-tengah hutan jati yang terpencil. Layanan kesehatan seperti ini belum pernah mereka rasakan sebelumnya.

    Klinik ke-5 tersebut adalah hasil kolaborasi antara Yayasan Indocare Peduli dan Puteri Kasih Cepu, RB Bunda Maria Cepu, AIC, serta SMPK St. Louis Randublatung.


  6. Klinik Yayasan Indocare Peduli Melayani Merapi
    Pada tanggal 1 Juni 2013, Yayasan Indocare Peduli membuka klinik ke-4 di Desa Mangunsuko Sumber, Dukun, Magelang, Jawa Tengah. Klinik ini hanya berjarak 6 km dari puncak gunung merapi.

    Pada hari pertama saja klinik tersebut berhasil memberikan pengobatan gratis kepada tidak kurang dari 227 pasien dengan berbagai masalah kesehatan.


  7. KIinik Yayasan Indocare Peduli di Kediri
    Jangkauan Yayasan Indocare Peduli mencapai Desa Kalinanas, Kediri, dengan dibukanya klinik ke-3 pada 21 April 2013. Per Juli 2013 klinik tersebut telah merawat tidak kurang dari 462 pasien.

    Mayoritas dari para pasien tersebut menderita diare, penyakit kulit, flu dan nyeri sendi. Lokasi pemukiman berada di lembah di antara dua gunung yang gundul/ tandus sehingga penduduk kekurangan air bersih.  Hal ini tentunya memperburuk situasi.

    Sesuai dengan filosofi Indocare yang mengutamakan pencegahan daripada pengobatan, pada tanggal 21 Juli 2013, Yayasan Indocare Peduli menyediakan air bersih bagi 1000 warga desa, sehingga membantu mencegah penyakit akibat air yang tidak higienis.


  8. Klinik Yayasan Indocare Peduli Menjangkau Sumatera
    Pada tanggal 20 April 2013 Yayasan Indocare Peduli membuka klinik ke-2 di Desa Pagar Batu, yang terletak di Pulau Pinang, Lahat, Sumatera Selatan.  Untuk menjangkau daerah tersebut tidaklah mudah karena harus melewati jembatan gantung peninggalan zaman Belanda sepanjang 300 m. Tingkat kebersihan di daerah tersebut sangat rendah sehingga para warganya rentan terhadap berbagai penyakit.

    Bekerja sama dengan Yayasan Carolus Boromeus dan Departemen Kesehatan Lahat yang menyediakan dokter dan sarana medis, klinik tersebut memberikan bantuan medis kepada 125 penduduk desa.


  9. Klinik Yayasan Indocare Peduli Pertama di Bekasi
    Didukung oleh para suster dari Puteri Kasih, pada tanggal 3 November 2012 Yayasan Indocare Peduli membuka klinik pertamanya di Poncol, Bekasi Utara – suatu desa di daerah terpencil di pantai utara Jawa. Satu-satunya akses menuju klinik tersebut adalah jalan sempit dan panjang yang membelah rawa bakau dan hanya bisa dilalui oleh 1 mobil berukuran kecil. Klinik ini diresmikan oleh Bapak Ridwan Salim, selaku Ketua Pembina Yayasan Indocare Peduli, menyusul pidato dari tokoh lokal Bapak Zainuri. Pada hari itu klinik tersebut berhasil menangani 66 pasien.

    Klinik tersebut menandai awal dari upaya Indocare untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Saat ini klinik tersebut tetap beroperasi dan menyediakan bantuan dan pengobatan gratis kepada warga dan masyarakat sekitar. Kemudian pada tanggal 6 Juli 2013, klinik tersebut direnovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanannya.